Friday, November 28, 2014

Sekilas Investasi reksadana

Di era sekarang ini, perencanaan keuangan menjadi sangat penting, tidak seperti saat dulu hidup terasa mengalir, tahu-tahu umur bertambah dan kita pensiun dari pekerjaan.
Salah satunya dalam perencanaan keuangan adalah menginvestasikan uang kita. Investasi ini bisa berupa investasi emas, saham, tanah, rumah, atau investasi dalam bentuk option, perdagangan forex. Nah dari itu semua maka kita akan berpikir bahwa untuk melakukan investasi tentu dibutuhkan uang yang lumayan banyak. Tentunya sudah berpikir bahwa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sudah pas.
Tapi itu dulu, semakin bertambahnya era moderen ini, bersama beberapa Blogger Surabaya diundang ke acara Investalk yang diselenggarakan oleh Manulife Aset Manajemen Indonesia untuk mendapatkan pengetahuan mengetahui investasi reksadana.
Investasi sendiri merupakan akumulasi suatu bentuk aktiva dengan suatu harapan mendapatkan keuntungan di masa depan.
Jadi investasi ini bukan untuk kita taruh di tabungan bank kemudian berbunga atau ditaruh dibawah bantal, karena di tabungan pun uang kita bisa habis disaat kita membutuhkan dan bunganya pun kecil untuk manjadi berlebih.
Nah, bagaimana langkah mudah agar kita bisa ber investasi dengan keadaan yang sekarang yang harga kebutuhan semakin berubah menjadi tinggi. Tentunya ada beberapa kiat agar kita bisa merencanakan keuangan untuk masa depan yang lebih baik.
Kiat-kiatnya adalah mendisiplinkan diri kita dengan 3i, itu yang dijelaskan oleh rekan-rekan dari Manulife Indonesia. 3i ini adalah insyaf, irit, dan investasi.
Insyaf, berarti kita sudah harus merencanakan keuangan untuk masa depan sehingga ketika menghadapi pensiun akan semakin baik. Semakin menunda maka akan semakin pendek waktu untuk ber investasi. Dimana harga kebutuhan pokok semakin naik dan inflasi juga terus bergerak. Sudah saatnya kita untuk insyaf.
Irit, berarti kita harus menghentikan pemboorosan yang selama ini tidak kita sadari menjadi pengeluaran dari pendapatan kita. Jadi paling gampang adalah menyisihkan uang untuk investasi baru sisanya kita pakai untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari.
Investasi,  dari awal insyaf untuk melakukan perencanaan keuangan dan melakukan pengiritan pengeluaran-pengeluaran kita, maka i yang ketiga adalah tindakan untuk menginvestasikan uang yang sudah kita sisihkan dari pengiritan pengeluaran kita. Investasi terpenting adalah jangan taruh uang anda di keranjang yang sama. Artinya, anda bebas berinvestasi pada beberapa instrumen-instrumen seperti emas, saham, properti. Nah apabila belanja anda saat ini cukup untuk beli emas, ya beli emas saja, dan bisa meningkat menjadi instrumen-instrumen yang lebih besar tingkatan investasinya.
Salah satu bentuk investasi adalah instrumen reksadana, dimana anda tidak perlu pusing mengatur uang anda. Ibarat anda membeli  rujak buah, dan satu porsinya sudah mendapatkan aneka macam buah, dan bisa memilih buah mana yang diperbanyak dan mana yang cukup sedikit, dan bumbunya bisa minta pedas atau tidak.
Mengapa bahasan ini membahas investasi reksadana. Ada beberapa kelebihan reksadana, yaitu terjangkau, mudah, bebas pajak, aman.
Reksadana termasuk terjangkau dimana bisa dimulai dengan angka ratusan ribu rupiah tidak perlu jutaan. Mudah dimana kita tinggal datang ke perusahaaan investasi-investasi salah satunya Reksadana Manulife.
Dengan bergabung di reksadana, maka yang memutar uang kita adalah manajer investasi. Manajer investasi ini yang akan mengatur komposisi saham yang sesuai dengan profil diri kita yang menyukai tingkatan resiko yang kita senangi.

Semoga Pemamaparan mengenai reksadana ini berguna bagi para pembaca dan memberikan kesadaran dan insyaf untuk melakukan perencanaan keuangan.